iklan banner Honda atas

Jelang Peresmian PLTU Batang, Forkopimda Batang Ajak Warga Jaga Kondusifitas Daerah

Jelang Peresmian PLTU Batang, Forkopimda Batang Ajak Warga Jaga Kondusifitas Daerah

Pj Bupati Batang bersama Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim saat memberi keterangan pada awak media.-Dony Widyo -

BATANG - Keberadaan PLTU Batang merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang dibangun untuk kepentingan masyarakat, dalam hal itu memenuhi kebutuhan energi listrik.

Pembangkit listrik tersebut menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan listrik untuk wilayah Jawa dan Bali.

Karena itulah, seluruh masyarakat Kabupaten Batang harus bisa berpartisipasi dalam menjaga kelancaran operasional PSN yang merupakan kerjasama antara Indonesia dan Jepang itu.

"Kita sebagai warga Batang harus ikut berpartisipasi dalam menjaga keberlangsungan operasional PLTU agar bisa memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat luas," ujar Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki pada konferensi Pers di Aula Kantor Bupati setempat, Senin 19 Juni 2023. 

Pj Bupati mengungkapkan, jika ada warga yang mempunyai persoalan berhubungan dengan keberadaan PLTU tersebut, maka diharapkan bisa diselesaikan dengan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Termasuk jika memilih melakukan aksi dalam menyampaikan aspirasi, maka harus dilakukan dengan tertib dan tidak menggangu kepentingan umum.

"Di negara demokrasi seperti Indonesia, penyampaian aspirasi melalui penyampaian pendapat di muka umum, memang diperbolehkan. Namun tentunya harus sesuai ketentuan yang berlaku, dan tidak menggangu kepentingan umum," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, PLTU sendiri saat ini sudah beroperasi tinggal menunggu peresmian oleh Presiden Republik Indonesia. Karena itulah, pihaknya bersama jajaran Forkopimda mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengamankan dan menjaga kondusifitas daerah.

"Kami berharap awak media untuk bisa bersama-sama dengan pemerintah memberikan sosialisasi, edukasi melalui publikasi kepada masyarakat luas terkait keberadaan PSN. Mengingat keberadaan untuk kepentingan nasional," pintanya.

Kapolres Batang AKBP Saufi Salamun menambahkan, pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk selalu patuh dan taat aturan hukum. Apabila ada permasalahan yang dihadapi ataupun mengemuka diselesaikan dengan menempuh jalur hukum. 

"Selesaikanlah setiap persoalan yang ada sesuai saluran-saluran hukum atau mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan. Sehingga nantinya akan didapatkan hasil yang jelas," tegas Kapolres.

Kapolres menegaskan, PLTU Batang merupakan salah satu objek vital nasional yang keamanannya harus dijaga semua pihak, bukan hanya Pemerintah atau TNI dan Polri saja, namun juga masyarakat.

"PLTU ini menyangkut ketahanan energi nasional. Kita tahu perkembangan kebutuhan listrik itu akan semakin meningkat di kemudian hari. Maka ada kewajiban semua pihak untuk menjaga dan menciptakan situasi yang aman dan tertib,  sehingga pasokan energi nasional itu bisa lancar," terangnya.

Hal senada juga disampaikan Dandim 0736 Batang Letkol Inf Ahmad Alam Budiman. Pihaknya menyatakan bahwa salah satu tugas TNI selain operasi militer dan perang adalah membantu tugas Kepolisian. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait