Bupati Batang Ingatkan Insan Pers Jaga Integritas dan Nurani di Era AI
Bupati Batang M Faiz Kurniawan bersama jajaran Forkopimda memberi ucapan selamat pada jajaran pengurus PWI setempat yang baru dilantik.-Istimewa -
BATANG – Bupati BATANG, M. Faiz Kurniawan, menekankan pentingnya peran etika, integritas, dan kejujuran jurnalistik di tengah derasnya arus disrupsi teknologi digital serta kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Menurutnya, kedalaman sudut pandang berlandaskan nurani menjadi pembeda utama antara produk jurnalistik manusia dan hasil olahan mesin.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Faiz saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batang periode 2026–2029 yang berlangsung di Aula Bupati Batang, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2026).
"Gunakan dan jaga terus hati nurani kita. Sebab, hal itulah yang membedakan wartawan dengan robot atau kecerdasan buatan," ujar Faiz di hadapan jajaran pengurus dan tamu undangan.
BACA JUGA:Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Bupati Batang Minta Pemuda Miliki Karakter Patriotik, Gigih, dan Berempati
BACA JUGA:Bupati Batang Wajibkan Digitalisasi Sistem Parkir dan Objek Wisata, Menggunakan QRIS
Tantangan Disrupsi Digital dan Peran Pers
Mengutip laporan World Economic Forum (WEF), Faiz memaparkan bahwa sebanyak 39 persen keterampilan inti pekerja diperkirakan bergeser pada 2030. Di saat yang sama, sekitar 92 juta jenis pekerjaan berpotensi tergantikan oleh otomatisasi teknologi.
Meski AI makin canggih dalam memproses data empiris maupun merangkai teks, Faiz menilai keputusan penyajian berita yang humanis dan beretika tetap sepenuhnya berada di tangan jurnalis.
"AI memang mampu mengolah data dan mendeskripsikan peristiwa secara cepat. Namun, wartawan punya peran krusial dalam menentukan angle pemberitaan dengan mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan," tegasnya.
Faiz menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menempatkan pers sebagai mitra strategis, terutama dalam mengawal transparansi kebijakan publik, mendorong pengawasan yang sehat, serta mempromosikan potensi daerah ke tingkat nasional demi mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Kepengurusan Baru PWI Batang 2026–2029
Dalam agenda tersebut, Ady Arfian resmi dilantik sebagai Ketua PWI Kabupaten Batang periode 2026–2029 setelah terpilih secara aklamasi. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana.
Setiawan mengingatkan para jurnalis agar tidak sekadar mengejar nilai sensasional atau viralitas belaka dalam memproduksi berita, melainkan harus menghadirkan informasi yang solutif.
"Tidak ada artinya jika kita hanya bisa mengkritik tanpa menjadi bagian dari solusi (part of the solution). Masyarakat membutuhkan pemecahan masalah, bukan sekadar viralitas," tutur Setiawan.
Ia juga mengimbau pengurus baru untuk memperkuat marwah organisasi serta mempererat kolaborasi bersama Pemkab Batang, jajaran aparat penegak hukum (APH), hingga pelaku dunia usaha.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

