Peringati Hari Sumpah Pemuda, Lapas Pekalongan Tekankan Persatuan dan Integritas
Lapas Kelas IIA Pekalongan menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Bimaswat, Rabu (28/10/2026). Kalapas, Prayitno, bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti oleh jajaran pegawai dan warga binaan.-Istimewa-
PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menekankan pentingnya menjaga persatuan, integritas, dan semangat pantang menyerah dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.
Nilai-nilai tersebut diharapkan terus diterapkan oleh seluruh pegawai maupun warga binaan dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan itu disampaikan Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Prayitno, saat bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Bimaswat, Rabu (28/10/2026). Upacara diikuti jajaran pegawai dan warga binaan dengan khidmat.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air, gigih menghadapi tantangan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
BACA JUGA:Asah Keterampilan, 16 Warga Binaan Lapas Pekalongan Kerjakan Pesanan 130 Kemeja Wanita
BACA JUGA:Kalapas Pekalongan Beri Pengarahan Kesatuan Pengamanan, Tekankan Integritas dan Kewaspadaan Keamanan
Dalam amanatnya, Prayitno mengingatkan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya diperingati melalui upacara. Nilai-nilai perjuangan para pemuda dalam menjaga persatuan bangsa perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan kita untuk terus menjaga persatuan, bekerja dengan penuh integritas, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan. Mari kita jadikan momentum ini untuk terus memberikan kontribusi positif melalui pengabdian dan kerja nyata,” pesannya.
Menurutnya, semangat persatuan dan pantang menyerah juga relevan diterapkan di lingkungan pemasyarakatan. Seluruh pegawai diharapkan menjunjung integritas dalam menjalankan tugas, sementara warga binaan didorong untuk terus memperbaiki diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Melalui peringatan tersebut, Lapas Pekalongan berharap nilai-nilai nasionalisme, persatuan, dan kepedulian sosial semakin tertanam pada diri pegawai maupun warga binaan.
Momentum Hari Sumpah Pemuda juga diharapkan menjadi dorongan untuk terus berbenah dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. (way)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

