Penghuni Kost Bunuh Diri Gegerkan Warga Prawasan Pekalongan
Seorang penghuni kost di Prawasan, Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, bunuh diri lantaran diduga dipicu persoalan ekonomi dan kesehatan.-Hadi Waluyo-
KAJEN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Warga Dukuh Prawasan Barat, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, geger dengan adanya penghuni kost yang bunuh diri, Senin malam, 16 Juni 2025, sekitar pukul 20.00 WIB.
Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso, melalui Kasi Humas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, mengatakan, korban diketahui berinisial Kar (55), warga Desa Tosaran, Kecamatan Kedungwuni.
Dikatakan, kejadian itu kali pertama diketahui oleh penghuni kosan yang lain saat pulang ke tempat kost usai berjualan.
"Malam itu, saksi yang baru pulang kerja, lewat dan melihat pintu kamar kost yang ditempati korban dalam keadaan sedikit terbuka," terang dia.
Baca juga:Buruh Tani Gantung Diri di Sebuah Gubuk di Kesesi Pekalongan, Diduga Stres Mikirin Utang
Menurutnya, saksi berinisiatif menengok ke dalam kamar kost. Saksi terkejutnya saat melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri.
"Saksi ini kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kedungwuni," katanya.
Petugas Kepolisian yang datang segera melakukan olah TKP, serta dibantu petugas Puskesmas Kedungwuni 1 melakukan pemeriksaan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan terhadap korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jadi korban murni bunuh diri,” jelas Ipda Warsito.
Sementara itu, dari pihak keluarga korban sudah menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan otopsi.
Diduga, korban nekat bunuh diri lantaran dipicu persoalan ekonomi dan kesehatan.
Catatan Redaksi: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasa memerlukan layanan masalah kejiwaan, terlebih yang pernah merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, dokter, ataupun klinik kesehatan mental.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
