iklan banner Honda atas

Wakil Ketua DPRD Ahmad Ridhowi Dukung Program Pemerintah di Momen Hari Otonomi Daerah ke-29

Wakil Ketua DPRD Ahmad Ridhowi Dukung Program Pemerintah di Momen Hari Otonomi Daerah ke-29

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Ahmad Ridhowi.--

KAJEN.RADARPEKALONGAN.CO.ID - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Ahmad Ridhowi, memberikan tanggapan positif terkait peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 yang diperingati pada 25 April 2025. 

Dalam pernyataannya, Ridhowi menilai momen ini sebagai refleksi penting bagi daerah dalam mengevaluasi capaian pembangunan dan pelayanan publik yang telah dilaksanakan secara mandiri.

Menurut Ridhowi, semangat otonomi daerah harus terus diperkuat agar pemerintah daerah mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa kemandirian daerah adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang responsif, efisien, dan dekat dengan rakyat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ridhowi juga menegaskan komitmennya mendukung penuh berbagai program strategis pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan, sektor kesehatan, dan pendidikan. Ia menilai bahwa tiga sektor tersebut merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan tangguh menghadapi tantangan global.

Tak hanya itu, Ridhowi turut mendorong pengembangan program peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

“Peningkatan kompetensi SDM lokal serta dukungan terhadap sektor UMKM adalah langkah penting untuk menciptakan lapangan kerja dan memperkuat daya saing ekonomi daerah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. DPRD, lanjutnya, siap berperan aktif dalam pengawasan dan perumusan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Dengan semangat Hari Otonomi Daerah, Ahmad Ridhowi mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk bersama-sama menjaga stabilitas, memperkuat inovasi daerah, dan menjadikan otonomi sebagai sarana peningkatan kualitas hidup warga. 

“Mari kita jadikan otonomi daerah sebagai tonggak untuk membangun Pekalongan yang lebih maju dan mandiri,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait