Polres Pekalongan Kota Paparkan Kinerja 2025: Angka Kriminalitas Turun, Tingkat Penyelesaian Perkara 83 Persen
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi didampingi Wakapolres Kompol Pujiono memaparkan capaian kinerja sepanjang 2025, dalam konferensi pers akhir tahun di aula mapolres setempat, Rabu, 31 Desember 2025.-Wahyu Hidayat-
PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Polres Pekalongan Kota memaparkan capaian kinerja selama tahun 2025 dalam Konferensi Pers Akhir Tahun yang digelar di Aula Mapolres Pekalongan Kota, Rabu, 31 Desember 2025.
Sepanjang 2025, Polres Pekalongan Kota mencatat penurunan laporan kejadian kriminalitas sebesar 13,6 persen.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi didampingi Wakapolres Kompol Pujiono menyampaikan, sepanjang tahun 2025 jumlah laporan polisi (LP) yang masuk tercatat sebanyak 127 kasus. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 147 kasus.
Proses Penegakan Hukum
Dalam paparannya, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi didampingi Wakapolres Kompol Pujiono menjelaskan, sepanjang tahun 2025 jumlah laporan polisi (LP) yang masuk tercatat sebanyak 127 kasus. Angka tersebut menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 147 kasus atau turun sebesar 13,6 persen.
Selain penurunan jumlah laporan kejadian, Polres Pekalongan Kota juga mencatat kinerja penegakan hukum yang cukup efektif. Dari seluruh perkara yang ditangani selama 2025, tingkat penyelesaian perkara mencapai 83,33 persen.
"Jumlah LP pada tahun 2025 tercatat sebanyak 127 kasus, turun 13,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 147 kasus. Sementara itu, tingkat penyelesaian perkara di tahun 2025 mencapai 83,33 persen. Sisanya akan kita lakukan pengembangan dan pengungkapan di tahun berikutnya," ujar AKBP Riki Yariandi.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi dan sejumlah PJU menunjukkan barang bukti ratusan botol miras yang disita menjelang Nataru.--
Selain itu, sepanjang tahun 2025 Polres Pekalongan Kota juga mencatat jumlah tahanan sebanyak 143 orang. Untuk penanganan kasus narkoba, Polres Pekalongan Kota menangani total 38 kasus dengan 56 tersangka. Rinciannya, 33 kasus narkotika dengan barang bukti sabu seberat 60,85 gram dan ganja seberat 3,413 kilogram, serta 5 kasus psikotropika dengan barang bukti sinte seberat 374,07 gram.
Pada aspek peristiwa menonjol, Kapolres menyebut beberapa kejadian yang menjadi perhatian publik sepanjang 2025, di antaranya bencana banjir di wilayah Pekalongan Timur, dua kejadian orang tenggelam di Sungai Loji, kebakaran yang terjadi di SMK 2, serta kebakaran di sebuah rumah kos yang disebabkan kebocoran tabung gas hingga menyebabkan korban jiwa tiga orang.
BACA JUGA:Tragedi Ledakan Gas Melon di Kamar Kos Pekalongan Renggut 3 Nyawa: Ayah, 1 Balita, dan 1 Bayi
BACA JUGA:BREAKING NEWS! SMKN 2 Pekalongan Terbakar, 5 Ruangan Hangus
Dipaparkan pula tentang langkah penegakan hukum terhadap pelaku yang terlibat dalam aksi kerusuhan di kompleks Pemkot Pekalongan dan DPRD Kota Pekalongan pada akhir Agustus 2025 lalu. Tersangka yang diamankan mencapai sekitar 30 orang, yang mana sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, dan sebagian telah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri.
Sementara di bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 138 kejadian, sama dengan tahun sebelumnya. Namun demikian, jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan dari 37 orang pada 2024 menjadi 28 orang pada 2025 atau turun 24 persen. Untuk korban luka berat naik dari 1 menjadi 2 orang, sedangkan korban luka ringan meningkat dari 130 menjadi 144 orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
