Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, PCNU Kota Pekalongan Hadirkan SPKLU di Depan Gedung Aswaja
PCNU Kota Pekalongan menghadirkan SPKLU di halaman parkir depan Gedung Aswaja, Jl Sriwijaya 2, Kota Pekalongan.--
PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Salah satunya, dengan menghadirkan Stasiun Pengisian kendaraan listrik Umum (SPKLU). Fasilitas tersebut kini tersedia di halaman parkir depan Gedung Aswaja PCNU Kota Pekalongan.
Ketua PCNU Kota Pekalongan, Dr. K.H. Moch Machrus Abdullah, Lc., M.Si., mengatakan kehadiran SPKLU merupakan hasil kerja sama antara PCNU Kota Pekalongan dengan perusahaan kendaraan listrik Vinfast yang telah resmi beroperasi di Indonesia.
"Alhamdulillah, PCNU sudah bekerja sama dengan menghadirkan SPKLU atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik. PCNU Kota Pekalongan langsung ditunjuk oleh perusahaan mobil listrik Vinfast untuk menjalin kerja sama sekaligus melakukan sosialisasi," ujar Kiai Machrus, Senin, 5 Januari 2026.
Ia menjelaskan, Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang mendapat amanah dalam pengembangan SPKLU, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Kerja sama tersebut menyasar lokasi-lokasi strategis yang berkaitan dengan NU, mulai dari kantor PCNU, MWC NU, ranting NU, hingga milik warga NU yang memiliki lokasi representatif.
"Saat ini sudah ada sekitar delapan SPKLU di Kota Pekalongan. Pilot project-nya berada di depan Gedung PCNU Kota Pekalongan. Selanjutnya tersebar di Masjid Syuhada, Masjid Pringlangu, Masjid Syafi’i Akrom, Masjid Al-Fairus, dan beberapa lokasi lainnya. Insyaallah akan terus bertambah," jelasnya.
Menurut Kiai Machrus, kehadiran SPKLU ini menjadi bentuk dukungan nyata warga NU terhadap penggunaan kendaraan ramah lingkungan sekaligus upaya transisi menuju energi bersih.
BACA JUGA:Apel Harlah NU 2026, PCNU Kota Pekalongan Tekankan Nasionalisme dan Dakwah Berbasis Ilmu
BACA JUGA:Sambut Libur Akhir Tahun, Tol Pemalang–Batang Tambah SPKLU dan Layanan Top Up Tanpa Turun Kendaraan
Selain itu, kerja sama tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi organisasi dan pengelola lokasi.
"Kerja sama ini alhamdulillah memberikan manfaat. Dari sistem sewa, ada hasil yang masuk untuk PCNU maupun pengelola fasilitas yang dijadikan lokasi SPKLU," ungkapnya.
Dari sisi teknis, pengisian daya kendaraan listrik dinilai cukup efisien. Dalam sekali pengisian, waktu yang dibutuhkan relatif singkat dengan daya jelajah yang cukup jauh.
“Sekali pengecasan kurang lebih 30 menit. Jarak tempuh mobil listrik bisa mencapai sekitar 400 hingga 500 kilometer,” pungkasnya.
Dengan hadirnya SPKLU di lingkungan PCNU, diharapkan minat masyarakat Kota Pekalongan untuk beralih ke kendaraan listrik semakin meningkat, sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
