Terobosan Baru SMAN 2 Pekalongan: Hadirkan Program
Dari kiri ke kanan Pengawas SMAN 2 Pekalongan, Sapto Wijatmoko, S.Pd., M.Pd, Camat Pekalongan Selatan, M. Ainur Rofiq, SE., M.Si, Ketua Komite SMAN 2 Kota Pekalongan, Ir. Ahmad Daryono dan Kepala SMAN 2 Pekalongan, Indah Muslichatun, S.Pd., M.Pd dalam ac-Asep/Radar Pekalongan-
Content Creator
Wicara Publik atau Public Speaking
Program pelatihan ini dibagi menjadi dua tahap pelaksanaan khusus untuk siswa kelas XII.
Tahap pertama berlangsung pada bulan Agustus hingga September, di mana siswa fokus mendalami satu bidang pilihan.
Selanjutnya, pada tahap kedua, materi akan diperdalam secara lebih spesifik dan detail.
Menariknya, usai rangkaian program vokasi ini rampung, pihak sekolah tetap memfasilitasi persiapan akademik bagi siswa yang ingin melanjutkan kuliah melalui program Test Kemampuan Akademik (TKA).
Dukungan Penuh Pemerintah dan Dunia Industri
Program "Sekolah Mantap" di SMAN 2 Pekalongan ternyata merupakan bagian dari pilot project kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, di mana tiga sekolah perintis yang meluncurkan program serupa di wilayah tersebut meliputi SMAN 1, SMAN 2, dan SMAN 3 Kota Pekalongan.
Pengawas SMAN 2 Pekalongan, Sapto Wijatmoko, S.Pd., M.Pd., mengibaratkan pendekatan mendidik anak usia remaja selayaknya merawat tanaman.
Guru harus mampu menyediakan lahan eksperimen yang subur, memberikan siraman motivasi secara rutin, serta melindungi mereka dari pengaruh negatif.
Dari sisi pemangku kepentingan daerah, Camat Pekalongan Utara, M. Ainur Rofiq, SE., M.Si., memberikan apresiasi tinggi dan berharap program ini dapat berjalan konsisten demi menekan angka pengangguran terdidik.
Sementara itu, Ketua Komite SMAN 2 Kota Pekalongan, Ir. Ahmad Daryono, memberikan masukan visioner agar ke depannya variasi keterampilan dapat terus diperluas mengikuti dinamika pasar kerja regional, seperti kebutuhan mendesak tenaga kerja kreatif di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). (sep)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

