Belum Dibuka Resmi, Pengunjung Wisata Air Ciblon Sigesing Capai Ratusan Sehari

Belum Dibuka Resmi, Pengunjung Wisata Air Ciblon Sigesing Capai Ratusan Sehari

Potensi wisata alam akhir akhir ini mulai banyak dikembangkan oleh Pemerintah desa yang ada di Kota Santri untuk meningkatkan pendapatan desa sekaligus memberdayakan masyarakat. Itu seperti dilakukan Pemerintah Desa Watugajah, Kecamatan Kesesi yang kini mengembangkan potensi wisata air 'Ciblon Sigesing.' Bahkan meski belum dibuka secara resmi, wisata air tersebut mulai diminati hingga pengunjung mencapai ratusan dalam sehari. Seperti apa?

DIMINATI - Potensi wisata air Ciblon Sigesing Desa Watugajah, Kecamatan Kesesi kini makin diminati para pengunjung. TRIYONO

Potensi wisata air 'Ciblon Sigesing' yang terletak di Desa Watugajah, Kecamatan Kesesi beberapa bulan terakhir fotonya sudah mulai menghiasi media sosial Facebook, Instagram dan lainya. Foto momen senja juga banyak beredar dari sebelum lebaran atau ramadan saat ngabuburit/ menunggu waktu buka puasa sudah mulai nampak.

Tak kalah ketinggalan sepeda air dan perahu dayung juga ikut meramaikan potensi wisata air yang konon tempat tersebut sering digunakan untuk mandi 'Ciblon' sejak nenek moyang warga sekitar.

Memasuki libur lebaran 1440 Hijriyah, Wisata Air Ciblon Sigesing mengalami peningkatan pengunjung yang cukup drastis hingga mencapai 200 pengunjung dalam sehari. Padahal dihari biasa pengunjung tidak mencapai 100 orang.

Sebagai ajang promosi, Pemerintah Desa belum menarik tarif untuk tiket masuk, namun pengunjung hanya membayar uang parkir.
Kepala Desa Watugajah Kecamatan Kesesi, Darwanto mengutarakan bahwa meski Wisata Ciblong Sigesing belum secara resmi dibuka namun pengunjung sudah mulai berdatangan, baik warga tetangga desa bahkan kecamatan.

"Wisata sudah menerima kunjungan namun belum diberi tiket masuk dan cukup bayar parkir. Bagi warga yang mau naik perahu motor cukup bayar 10 ribu," katanya.

Selain perahu motor, Wisata Ciblon Sigesing juga dilengkapi dengan wahana, sepeda air, kano/perahu dayung dan bisa mancing sepuasnya. Sedangkan nama Ciblon Sigesing diambil dari nama Sungai yaitu Sigesing Ciblon.

"Jadi Ciblon Itu kebiasanan masayarakat dulu dengan memanfaatkn sungai tuk mandi atau ciblon," lanjutnya.

Untuk menarik pengunjung maka kedepan Potensi Wisata Ciblon Sigesing akan ditambah dengan sejumlah Fasilitas. Diantaranya memperbanyak spot selfi, menambah fasilitas rumah makan apung, tempat pemancingan dan Taman bunga di air serta mempercantik pulau di tengah sungai. Pengembangan Potensi wisata Ciblon Sigesing tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Pemuda Olah raga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan.

"Kepala Dinas Pariwisata sudah hadir dilokasi dan Selain Ciblon Sigesing di tempat kami (Desa Watugajah) juga ada wisata religi yaitu Makam Ki Ageng Sapu Jagad. Untuk lokasinya berada di sebelah Utara desa dekat dengan sungai Sragi yang ada batu gajahnya," imbuh Darwanto.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: