Diduga Depresi Akibat Bercerai, Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri

Diduga Depresi Akibat Bercerai, Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri

KAJEN - Diduga depresi akibat dicerai oleh istrinya, MR (42) warga Desa Sawangan, Kecamata Paninggaran, Kabupate Pekalongan, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kapolsek Kajen bersama tim INAFIS Polres Pekalongan melakukan identifikasi dan olah TKP lokasi gantung diri. (Dok Polsek Kajen)

Korban diduga mengakhir hidupnya Kamis (6/6/2019) pukul 16.30 Wib dikebun milik warga Desa Gandarum Kecamatan, Kajen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, MR sendiri sempat dicari oleh pihak keluarga sejak meninggalkan rumahnya pada Selasa (4/6/2019) pagi.

Aksi bunuh diri pelaku sendiri baru di laporkan oleh warga ke pihak kepolisian pada Jumat (7/6/2019). Petugas dari Polsek Kajen yang mendapat laporan tersebut yang dipimpin Kapolsek AKP Agus Sulistwiantoro mendatangi lokasi penemuan jenasah MR.

Sesampainya di TKP, petugas melihat pelaku gantung diri masih berada pada posisinya, kemudian Kapolsek Kajen segera menghubungi tim Identifikasi dari Polres dan menghubungi Dokter dari Puskesmas Kajen. Setelah tim Identifikasi dan dokter dari Puskesmas datang, dan setelah diidentifikasi, kemudian tali yang melilit dileher korban dilepas dan jenasah diturunkan.

"Dari hasil identifikasi dan pemeriksaan oleh tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiyaan, hanya tanda-tanda orang gantung diri," ungkap AKP Agus Sulistwiantoro.

Pihak keluarga MR yang diwakili oleh jalan kandung dan keluarga lainnya tidak menghendaki pelaku di autopsi, karena sudah menyadari meninggalnya murni gantung diri. Selanjutnya dibawa keluarganya ke rumah duka di Paninggaran untuk dimakamkan. (red/hpk)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: