Gethuk Lindri Sepanjang 350 Meter Jadi Rebutan Ribuan Warga

Gethuk Lindri Sepanjang 350 Meter Jadi Rebutan Ribuan Warga

AMBOKEMBANG - Paguyuban Pemuda Ambokembang gang 9 Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, kembali menggelar syawalan Gethuk Lindri, Selasa (11/6/2019).

BEREBUT - Warga berebut dan tidak sabar untuk mendapatkan gethuk lindri yang disiapkan diatas meja oleh panitia. RIFKI RISYA

Pada kegiatan yang memasuki tahun ke-8 ini, panitia membuat gethuk lindri sepanjang 350 meter tanpa putus yang diletakkan di tengah jalan kampung. Sejak pagi, ribuan warga dari beberapa daerah telah datang untuk ikut memeriahkan acara tersebut sekaligus menikmati jajanan gethuk.

Menurut Wakil Ketua Panitia Penyelenggara, Zainal Mutakin (58), gethuk lindri sepanjang 350 meter tersebut dibuat dengan menghabiskan singkong 1,5 kwintal, dan gula jawa 80 kg. "Untuk pembuatannya sendiri dilakukan dengan bergotong royong, dan dibuat dalam satu hari saja, untuk persiapan dengan dapur umumnya kira-kira dua hari," ujarnya.

Selain gethuk lindri, panitia juga menyedikan seribu gelas es teh gratis untuk para pengunjung. Selain itu, ada kegiatan donor darah juga oleh warga bekerjasama dengan pihak PMI kabupaten pekalongan.

Camat Kedungwuni, Bambang Dwi Yuswanto mewakili Pemkan Pekalongan, sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan warga Ambokembang gang 9 dengan melestarikan tradisi syawalan, dan selalu konsisten mengadakan kegiatan gethuk lindri ini.

"Kedepan semoga bisa tetap dilanjutkan, dan kalau bisa ditingkatkan lebih baik lagi. Serta mungkin suatu saat agar acara gethuk lindri terpanjang ini bisa dicatat dan dimasukkan ke rekor muri Indonesia," harapnya.

Selain itu, juga hadir Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Sofwan Sumadi. Menurutnya Ambokembang banyak sekali kuliner, seperti pindang tetel, kluban bothok dan gethuk lindri. Harapannya agar kuliner tersebut selalu dilestarikan dan ditingkatkan untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat.

"Acara gethuk lindri ini juga bertujuan untuk mengeratkan masyarakat Ambokembang setelah sebelumnya kita berbeda pilihan dalam pesta demokrasi seperti pilpres, pileg dan pilkades. Semoga dengan adanya acara ini bisa mempersatukan kita dan mengebalikan seperti semula yang masyarakat aman, rukun dan tentram," terang Sofwan Sumadi.

Terpisah, Salah seorang warga yang hadir, sriyat (56), dirinya datang sejak pukul 06.00 WIB dari perawasan timur. Pada saat sampai lokasi dia sempat kaget melihat antusiasme warga yang mencapai ribuan dan juga gethuk lindri yang dibuat sangat panjang.

"Gethuknya enak, dan semoga tahun depan bisa lebih banyak dan panjang lagi karena warga yang datang juga sangat banyak sekali." tandasnya. (rir)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: