Amin Menangis Akhirnya Punya Rumah Berkat Program Tuku Lemah Oleh Omah

Amin Menangis Akhirnya Punya Rumah Berkat Program Tuku Lemah Oleh Omah

Amin Akhirnya Punya Rumah Berkat Program Tuku Lemah Oleh Omah.-Istimewa -

Pria yang sehari-hari bekerja serabutan itu tidak perlu lagi memikirkan beban biaya sewa rusunawa berikut tagihan listrik dan air. Ia hanya perlu membayar Rp 500 ribu per bulan selama 10 tahun, untuk bisa memiliki rumahnya itu.

 

"Kalau di rusun itu saya di lantai 4. Bayarnya kalau total ya sekitar Rp 300 hingga Rp 400 ribu per bulan. Jika sekarang hanya Rp 500 ribu per bulan tapi untuk rumah sendiri," imbuhnya.

 

Cerita serupa juga disampaikan penerima bantuan lainnya, Wiwid (42). Ia dinikahi Sodikin sejak 1998 silam. Namun, karena persoalan ekonomi, mereka berdua masih tinggal di rumah orangtuanya. Hingga beberapa tahun kemudian memilih menyewa di rusunawa. 

 

"Sejak nikah, saya tinggal bersama ibu di Pantai Kartini, kemudian di Rusunawa. Tapi beberapa tahun kembali ikut ke rumah ibu. Nah, alhamdulillah sekarang dapat bantuan rumah dari Pak Ganjar," tuturnya.

 

Memiliki rumah, terangnya, adalah kebahagiaan yang tak terkira. 

 

"Memang ingin punya rumah sendiri tapi karena kendala ekonomi, belum punya uang. Saya kerja sewa motor trail anak dan suami sopir kereta odong-odong di Pantai Kartini. Dengan adanya bantuan ini, kami terimakasih," jelasnya.

 

Berdasarkan data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jateng, program bantuan "Tuku Lemah Oleh Omah" mulai dilaksanakan sejak 2020 lalu. Di 2020 ada 200 unit, 2021 ada 186 unit. Dan tahun 2022 dibangun 253 unit. Rencananya di tahun 2023 akan bangun 615 unit. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: