Momen Harkitnas, Saatnya Melampaui Kepentingan Pribadi

Momen Harkitnas, Saatnya Melampaui Kepentingan Pribadi

SAPA SISWA - Bupati Dico M Ganinduto menyempatkan menyapa siswa usai upacara Hrkitnas ke-115 di Alun-alun Kendal, Senin (22/5/2022).-Nur Kholid-

KENDAL - Sejarah Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang menjadi tonggak persatuan dan nasionalisme Indonesia dinilai menjadi momentum bagi setiap anak bangsa untuk memumpuk jiwa kenegarawanan. Dengan semangat ini, maka setiap elemen bangsa, pribadi maupun kelompok harus mampu melampaui kepentingan pribadi dan golongan demi kemajuan bangsa dan negara.

Pesan itu disampaikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, saat menjadi Inspektur Upacara peringatan Harkitnas ke-115 tingkat Kabupaten Kendal di Alun-alun Kendal, Senin (22/5/2022). Upacara diikuti oleh sejumlah pelajar SMP dan SMA, ASN, TNI - Polri, Linmas, ormas kepemudaan dan mahasiswa.

"Apa yang dikerjakan di kantor, tidak semata-mata untuk kepentingan pribadi, tetapi bisa bersama-sama berkolaborasi untuk memajukan bangsa dan negara," ungkapnya. 

Menurut Bupati, momentum peringatan Harkitnas juga menegaskan pentingnya sikap bersatu, termasuk dalam ikhtiar mendorong pertumbuhan ekonomi. Semua perlu bersatu padu dan menunujukkan kontribusinya. 

Bupati Dico mengungkapkan, 

"Pertumbuhan ekonomi mustahil terwujud, jika tidak memperhatikan persatuan dan kesatuan di antara semua anak bangsa. Kami berharap, agar kita bersama untuk terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal," harapnya.

Sementara kepada para pelajar, Bupati berpesan agar belajar yang rajin. Karena dengan cara inilah sumber daya manusia akan bangkit. "Anak-anak harus belajar lebih baik lagi, dan dengan pendidikan semakin tinggi, maka produktivitasnya juga semakin tinggi," ujarnya.

Sementara itu, Syifa Prastika, pelajar SMP Negeri 3 Patebon mengatakan, momen Hari Kebangkitan ini berharap, agar Indonesia lebih maju lagi. Pelajar harus bersatu, jangan bermusuhan, hindari narkoba, dan jangan ada tawuran karena, bisa menimbulkan korban sampai meninggal dunia. "Untuk teman-teman pelajar, supaya bersatu dan tidak boleh bermusuhan atau tawuran," ujarnya. (lid)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: