5 Efek Jangka Panjang Terlalu Sering Memarahi Anak, Bisa Bikin Orang Tua Menyesal Seumur Hidup

5 Efek Jangka Panjang Terlalu Sering Memarahi Anak, Bisa Bikin Orang Tua Menyesal Seumur Hidup

ilustrasi efek jangka panjang terlalu sering memarahi anak-tangkapan layar-pexels.com

Hal ini akan terjadi terus menerus sehingga mereka cenderung pasif, sungkan mengeluarkan gagasan, dan tidak memiliki inisiatif untuk merasa aman.

3. Anak Menjadi Tertutup

Dampak emosional setiap anak saat sering dimarahi memang berbeda. Salah satunya adalah mereka bisa tumbuh menjadi anak yang tertutup dan suka menyendiri. Mereka cenderung tumbuh menjadi pendiam dan takut melakukan banyak hal.

BACA JUGA:7 Perilaku Orang Dewasa yang Bisa Membunuh Rasa Percaya Diri Anak, Terlihat Sepele tapi Berdampak Serius

Ini karena anak merasa tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar sebagai efek jangka panjang terlalu sering memarahi anak tadi.

Akhirnya pola pikir yang terbentuk justru ia tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk dibanggakan baik oleh dirinya dan juga orang tuanya.

4. Tumbuh Jadi Pemberontak

Efek jangka panjang terlalu sering memarahi anak ini kebalikan dari sikap tertutup. Yap, dampaknya akan berbeda pada setiap anak tapi semuanya negatif.

Anak yang pemberontak tidak mau mengerti orang lain karena mereka keras kepala luar biasa. 

Sikap tersebut terbentuk saat anak sering dimarahi, diajak bicara dengan nada tinggi, bahkan kasar. Sikap tersebut membuat anak tidak nyaman sehingga mereka berusaha melindungi dirinya dengan memberontak. 

Mereka tidak ingin tersakiti dengan terus melakukan perlawanan sehingga akhirnya tumbuh dengan egois, keras kepala, sulit diajak berkomunikasi, dan tidak mau mendengarkan orang lain.

5. Pemarah

Dampak yang satu ini hampir sama dengan efek jangka panjang terlalu sering memarahi anak sebelumnya. Sebagai usaha mempertahankan diri, anak akan memberontak dan melawan amarah orang tua.

Mereka tidak ingin berada di situasi tertekan tersebut sehingga justru menjadi pemarah sebagai pertahanan.

Bahkan saat orang tua hendak memberikan nasihat sekalipun, sinyal mereka akan menangkap hal itu sebagai sesuatu yang mengancam hingga akhirnya terus memberontak dan tidak mau mendengarkan. Mereka akan sulit diatur bahkan memilih keluar dari zona tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: