Meriahnya Bodri Culture Festival 2023, dari Karnaval sampai Hiburan Artis Ibu Kota

 Meriahnya Bodri Culture Festival 2023, dari Karnaval sampai Hiburan Artis Ibu Kota

KREATIF - Salah satu hasil kreativitas seni warga, miniatur burung garuda ikut diarak saat pawai karnaval Bodri Cultural Festival, Jumat (25/8/2023).-red/sef-

KENDAL - Pemerintah Desa Magersari, Kecamatan Patebon, Kendal, benar-benar sukses menghibur warganya di momen bulan Agustus ini. Melalui event bertajuk Bodri Culture Festival Tahun 2023, mereka mampu menghadirkan kemeriahan acara, dari kirab budaya, lomba hias gapura, karnaval, lomba dayung, hingga hiburan penutup yang menghadirkan artis ibu kota.

Diketahui, Bodri Culture Festival ini memuat rangkaian acara yang telah dimulai sejak tanggal 15 Agustus 2023, yakni kegiatan kirab budaya. Berikutnya, tanggal 23 Agustus pekan kemarin ada lomba menghias gapura dan dua hari berikutnya, Jumat (25/8/2023)), giliran acara karnaval, campursari, dan pementasan budaya yang berlangsung amat meriah.

Selanjutnya ada lomba dayung, pesta rakyat pementasan singo barong, dan jinggel lagu Bodri Culture Festival pertama pada Sabtu (26/8/2023). Sementara pada Minggu (27/8/2023) kemarin, panitia menghadirkan lomba mewarnai, menggambar, dan lomba kelereng.

"Nah, siang harinya adalah acara penutupan yang menyajikan sahabat ambyar dengan menghadirkan artis ibukota, yakni Jihan Audi dan Tian Amora," ungkap Kepala Desa Magersari, Muhyidin, usai acara karnaval pada Jumat (25/8/2023).  

Dijelaskan Muhyidin, ada beberapa alasan kenapa memakai nama Bodri Cultural Festival. Pertama alasan geografis bahwa Desa Magersari terletak di bantaran Sungai Bodri. Kedua, karena itu pula disajikan festival yang merepresentasikan profil lingkungan sosial Magersari, di mana ada nelayan ikan, petani, dan lainnya. 

"Kami berharap, kegiatan yang sudah dilaksanakan sebanyak 3 kali ini dapat menambah kekompakan, keguyuban antar warga desa, dan tentunya dapat meningkatkan kreativitas terutama untuk nguri-uri budaya," terangnya. 

Kemeriahan memang tergambar pada Jumat kemarin, saat acara karnaval, campursari, dan pementasan budaya. Kegiatan dibuka dengan acara pawai karnaval yang diikuti oleh warga Desa Magersari, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua.

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal Irham Chalid, Kepala Desa Magersari Muhyidin beserta jajaranya, Kepala Paguyuban Kades Bahurekso Kendal Abdul Malik, dan pengurus lainnya.

Acara karnaval dimulai dari lapangan Desa Magersari menuju jalan utama dan mengelilingi desa setempat. Terlihat sangat meriah dalam pelaksanaan acara tersebut, karena menampilkan karya seni buatan asli warga setempat, seperti burung garuda yang bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, ada kereta kencana, perahu layar yang dihiasi dengan bendera merah putih, jenis ikan laut dan warga yang menghias diri dengan berbagai busana Nusantara, dan masih banyak lagi lainnya.

Kepala Disporapar Kendal, Irham Chalid mengatakan, adanya festival ini tentunya merupakan kabar gembira bagi Pemerintah Kabupaten Kendal, karena Pemdes memiliki inisiatif dan kreativitas untuk melaksanakan acara ini, dan ini menjadi hal yang baik bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Kendal.

"Ini merupakan kegiatan yang sangat baik, dan tentunya menjadi pilihan alternatif bagi wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Kendal, meskipun hanya dilaksanakan setahun sekali, namun ini menjadi Iven yang bisa diagendakan sebagai salah satu iven wisata di Kabupaten Kendal," tambah Irham Chalid.

Kepala Disporapar Kendal juga berharap, kedepannya iven ini dapat dijadikan Iven yang nisa dimasukan dalam kalender tahunan, dan dapat dipromosikan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Kendal. (red/sef)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: