Silaturahmi ke Muhammadiyah, Bawaslu Kabupaten Pekalongan Ajak Ikut Awasi Pemilu

Silaturahmi ke Muhammadiyah, Bawaslu Kabupaten Pekalongan Ajak Ikut Awasi Pemilu

--

Bawaslu Kabupaten Pekalongan silaturahmi ke Sekretariat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. Dalam pertemuan itu Bawaslu mengajak Muhammadiyah untuk turut mengawasi jalannya pemilu 2024

Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan Mohamad Tohir, mengatakan untuk mensukseskan pemilu 2024 bawaslu akan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Karena pemilu adalah hajat bersama dan untuk kepentingan bersama.

“Bawaslu ingin berkolaborasi dengan Muhammadiyah untuk suksesnya pemilu 2024. Ikut menolak politik uang dan menghindari politisasi agama,” jelas Tohir.

Politik uang dan politisasi agama menurutnya akan menciderai proses demokrasi dan menghasilkan pemimpin yang tidak baik. Oleh karena itu Bawaslu berharap Muhammadiyah turut mengajak warganya untuk berdemokrasi yang bermartabat, menolak politik uang dan politisasi agama.

Ketua PD Muhammadiyah Mulyono menuturkan muhammadiyah akan netral dalam pemilu. Pilihan caleg maupun presiden merupakan pilihan pribadi bukan mewakili organisasi.

“Muhammadiyan netral tidak memihak manapun dan siapapun,” katanya.

Muhammadiyah juga ingin tempat ibadah tidak digunakan untuk kepentingan politik praktis. Pihaknya akan melarang tempat ibadah digunakan untuk kampanye.

“Kami ingin masjid, musholla tidak dipakai untuk kampanye. Karena kampanye di tempat ibadah dilarang dalam undang-undang,” tegasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: