Kematian Ibu Melahirkan dan Stunting Jadi Perhatian Khusus

Kematian Ibu Melahirkan dan Stunting Jadi Perhatian Khusus

FOTO BERSAMA - Kades Antar Waktu Desa Kalimojosari M Syahirul Alim foto bersama Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Wabup Arini Harimurti usai dilantik, kemarin. Hadi Waluyo

Kades Kalimojosari Dilantik

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melantik Kepala Desa Antar Waktu Desa Kalimojosari, Kecamatan Doro, Mohammad Syahirul Alim, di Pendapa Bupati Pekalongan, Selasa (19/3). Kepala desa yang baru dilantik diminta untuk cepat bergerak agar menguasai regulasi yang ada. Persoalan angka kematian ibu melahirkan (AKI) dan stunting menjadi perhatian yang harus segera diselesaikan.

Bupati Asip Kholbihi mengatakan, pemkab berkomitmen untuk menurunkan angka kematian ibu hamil, dan jangan sampai anak lahir stunting. "Stunting ini menjadi isu nasional. Kita ini terlambat mewacakan stunting sebagai gerakan nasional itu pada tahun 2017. Padahal di negara lain stunting sudah 'clear'," ujar Asip.

Disebutkan, stunting di Kabupaten Pekalongan masih cukup tinggi. Menurutnya, ada banyak faktor penyebabnya. Di antaranya, kesadaran warga dalam mengasup makanan bergizi kurang, dan lingkungan kurang bersih, seperti air yang diminum kurang bersih.

"Pak Kades harus bekerja cepat. Gunakan waktu 10 bulan ini dengan baik. Mudah-mudahan diniati ikhlas untuk bekerja, Insya Allah hasilnya bagus dan akan mendapat kepercayaan masyarakat. Ndak usah diniati macam-macam, diniati mbangun desa," pesan Asip.

Terkait pesta demokrasi pada 17 April mendatang, Bupati berharap kepala desa bisa menjadi panutan seluruh warga masyarakat untuk lancarnya pelaksanaan Pileg dan Pilres 2019. (ap5)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: