Koperasi Harus Lakukan Transformasi Ikuti Perkembangan Zaman

Koperasi Harus Lakukan Transformasi Ikuti Perkembangan Zaman

KAJEN - Seluruh koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan diminta untuk bisa melakukan transformasi dalam mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, pihak Pemkab akan memberikan ruang untuk koperasi dalam mengelola tempat wisata yang ada di Kota Santri.

Bupati Asip pada acara pembinaan pengawasan dan penghargaan koperasi berprestasi, program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi, di aula lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Rabu (27/2).

Bupati KH. Asip Kholbihi menerangkan, Kabupaten Pekalongan merupakan wilayah strategis untuk mengembangkan koperasi.

"Dengan adanya koperasi yang terus berkembang mengikuti perkembangan jaman,, kamiimis pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,28 persen menjadi 5,35 persen pada tahun ini," ujar Bupati Asip saat memberi sambutan pada acara pembinaan pengawasan dan penghargaan koperasi berprestasi, program peningkatan kualitas kelembagaan koperasi, di aula lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Rabu (27/2).

Bupati Asip menuturkan, koperasi bisa menjadi pemicu perekonomian dengan catatan harus melakukan modernisasi agar bisa mengikuti perkembangan zaman.

"Tak hanya itu pengurus koperasi juga harus belajar agar bisa mengembangkan pola bisnis baru. Kedepannya kami akan berikan pengelolaan wisata untuk koperasi, termasuk menempati pendopo lama jika sudah dibangun menjadi pusat bisnis nanti. Kami akan kami beri ruang di sana agar koperasi tetap menjadi tumpuan perekonomian," jelas Bupati Asip.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Ir. HB. Riyantini menjelaskan, pihaknya berharap agar pengurus koperasi bisa berlatih supaya koperasinya bisa lebih modern dan dapat bersaing di era milenial.

"Untuk para pengurus kami tekankan untuk terlatih dalam hal menejemen serta pengawasan koperasi agar lebih baik kedepannya," ujar Riyantini.

Dijelaskan, acara itu sendiri digelar guna meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi guna mendukung fisik misi mensejahterakan masyarakat. "Ada 400 peserta yang hadir dalam acara, sementara untuk jumlah koperasi di Kabupaten Pekalongan ada 586. Dan yang aktif 385, 207 pasif dan yang mengajukan penghapusan 74 koperasi," tandasnya. (red/hmp)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: