Tidur Bisa Bikin Kurus? Ini 6 Cara Tidur Bisa Bantu Membakar Lemak Lebih Banyak
Ilustrasi meditasi sebelum tidur, kebiasaan sebelum tidur yang bisa bikin kurus.-senivpetro/Freepik.com-
2. Makan dengan Aturan Kalori Defisit
Untuk mengoptimalkan proses pembakaran kalori saat tidur, maka kamu dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan di bawah kalori kebutuhan harian kamu atau dengan melakukan kalori defisit.
Karena ketika makan dengan kalori standar atau bahkan melebihi kebutuhan kalori harian, maka kemungkinan terjadinya pembakaran lemak akan lebih kecil, bahkan tidak ada.
Hal ini juga yang menjadi alasan kenapa ketika tidur banyak kasus yang malah menaikkan berat. Karena saat mengkonsumsi kalori yang berlebihan akan meminimalisir terjadinya proses pembakaran lemak. Di mana lemak menjadi menumpuk dan akhirnya membawa kamu pada masalah obesitas.
3. Konsumsi Healthy Food Sebelum Tidur
Pemilihan jenis makanan yang dikonsumsi juga akan mempengaruhi tingkat pembakaran lemak yang terjadi. Hindari makanan yang mengandung tinggi kandungan lemak, minyak, gula dan garam.
Kamu bisa mensiasati saat makan malam dengan mengkonsumsi menu yang tinggi serat. Seperti mengganti makan malam yang tadinya nasi dan lauk lengkap, diganti dengan smoothie buah, atau salad sayur.
4. Konsumsi Probiotik Sebelum Tidur
Probiotik adalah zat yang mengandung mikroorganisme dan bakteri baik. Kandungan dalam probiotik memiliki banyak manfaat bagi sistem pencernaan tubuh.
Probiotik dapat merangsang hormon yang menekan rasa lapar. Yang juga dapat meningkatkan proses pembakaran lemak dan kalori lebih optimal saat tidur.
Pastikan probiotik yang dikonsumsi adalah yang tidak mengandung gula tambahan. Ada banyak pilihan probiotik dalam bentuk tablet, maupun cair yang bisa dikonsumsi.
Sebelum rutin mengkonsumsi produk probiotik kamu bisa melakukan konsultasi dengan ahli gizi, untuk mengetahui kadar dan jenis probiotik yang tepat untuk kondisi tubuhmu.
5. Melakukan Rileksasi Tubuh sebelum Tidur
Ketika tubuh dalam keadaan rileks akan meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik. Relaksasi ini bisa kamu lakukan dengan cara metode meditasi, atau melakukan ritual keagamaan seperti berdoa, yang dapat membuat tubuh, pikiran, dan hati menjadi lebih tenang.
Tidur yang berkualitas akan membantu produksi hormon yang bagus untuk me-recovery tubuh. Akan berbeda kualitas tidur, ketika sebelum tidur digunakan untuk melakukan hal-hal yang memicu stres seperti scroll sosial media, tidur dalam keadaan emosi yang tidak terkontrol.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
