Jalan Menuju Guci Macet, Masyarakat Diminta Bersabar

Jalan Menuju Guci Macet, Masyarakat Diminta Bersabar

Jalan wisata di ruas Tuwel-Guci Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal saat ini sedang diperbaiki. -YERI NOVELI/RADAR SLAWI-

BOJONG - Jalan wisata di ruas Tuwel-Guci Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal saat ini sedang diperbaiki. 

Panjang jalan yang diperbaiki sekitar 5,3 kilometer. Tak heran, jalan menuju obyek wisata Air Panas Guci terhambat. Mengingat hal itu, para wisatawan diminta untuk bersabar.

"Saat ini jalan Tuwel-Guci memang sedang diperbaiki. Pengendara harus bersabar supaya lalu lintas tetap lancar," kata Anggota DPRD Kabupaten Tegal Bambang Romdhon Irawan, Rabu 10 Juli 2024.

Legislator dari Dapil 5 meliputi Kecamatan Bojong, Bumijawa dan Jatinegara ini menjelaskan, proyek pemeliharaan jalan Tuwel-Guci sumber anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024. Nilai kontraknya sebesar Rp 6,7 miliar. Proyek ini dikerjakan sejak 27 Maret hingga 23 Agustus 2024.

"Kalau pekerjaannya lancar, bulan depan insya Allah sudah selesai dan lalu lintas kendaraan bisa lancar lagi," kata Irawan, sapaan akrab Politisi PDI Perjuangan ini.

Dirinya tak pungkiri, jalan menuju objek wisata Air Panas Guci memang kerap macet. Terlebih saat ini ada perbaikan jalan. Sehingga antrean kendaraan kian mengular.

"Kalau pas akhir pekan saja macet, apalagi ini pas ada perbaikan jalan. Antrean kendaraan tambah panjang. Tapi kami minta masyarakat tetap bersabar. Lebih baik pelan-pelan agar perjalanan selamat," pesannya.

Dia juga berharap agar pekerjaan tidak lamban. Kualitas pengaspalan dan betonisasi juga harus tetap dijaga. Sehingga hasilnya bisa bertahan lama.

"Semoga pekerjaan cepat selesai dengan hasil yang maksimal," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto Rahardjo melalui Kabid Jalan dan Jembatan Sudarso membenarkan jika ada perbaikan jalan di ruas Tuwel-Guci.

Dia menjelaskan, nama paket pekerjaan itu yakni Pemeliharaan Berkala Jalan Tuwel - Guci. Proyek itu dikerjakan oleh pemenang tender CV Cahaya Tiga Dara.

Dia merinci, perbaikan jalan itu dimulai dari pertigaan Tuwel atau titik awal STA (stasiun) 0+000 sampai 4.700 dilakukan dengan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Untuk ketebalannya 4 sentimeter dan lebar jalan 5 meter.

"Kalau ada yang aus diberi Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC), dengan mempertimbangkan konstruksi jalan yang telah rusak dan banyak berlubang atau mengelupas," kata Sudarso menjelaskan.

Sementara untuk STA 4+700 sampai 5+300, lanjut Sudarso, berada di kawasan hutan dari gerbang obyek Asafana Guci hingga tanjakan jembatan Curug Jedor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: