iklan banner honda Juni 2026

Transformasi Digital di SD Negeri Pabean : Smart Absenku, Sekali Tap Langsung Hadir!

Transformasi Digital di SD Negeri Pabean : Smart Absenku, Sekali Tap Langsung Hadir!

--

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN – Di era digital yang berkembang pesat, lembaga pendidikan dituntut untuk terus beradaptasi dan mengintegrasikan teknologi dalam setiap aspek operasionalnya. Penggunaan teknologi kini tidak lagi terbatas di dalam ruangkelas, melainkan sudah menyentuh ranah administrasi sekolah.

Menjawab tantangan tersebut, Ghina Afifah, M.Pd.menghadirkan sebuah inovasi mutakhir bernama Smart Absenku. Program ini hadir sebagai solusi strategis untukmengatasi tantangan kehadiran siswa sekaligus mendorongpercepatan digitalisasi di lingkungan SD Negeri Pabean Kota Pekalongan.

“Adanya permasalahan mengenai kehadiran dan motivasi siswake sekolah, efisiensi dan akurasi absensi manual, serta tuntutanpenerapan teknologi digital di lingkungan sekolah. Smart Absenku hadir tidak hanya sebagai kartu pelajar dan sistempencatatan kehadiran biasa, tetapi juga sebagai alat untukmenciptakan lingkungan sekolah yang lebih disiplin, efisien, dan modern.” ujar Ghina Afifah selaku inisiator inovasi saatdiwawancarai.

Sekolah dituntut untuk menciptakan ekosistem yang melekteknologi demi mempersiapkan siswa menghadapi masa depan.Smart Absenku dirancang untuk menumbuhkan motivasi dan kesadaran siswa akan pentingnya kedisiplinan melalui sistemyang modern dan interaktif.

Melihat kondisi tersebut, Ghina merancang konsep dan penjaringan ide yang matang, Smart Absenku hadir menjadijembatan antara kebutuhan peningkatan disiplin siswa dan implementasi teknologi digital yang efisien.

Inovasi ini didasarkan pada landasan hukum yang kuat, mulaidari Sisdiknas, Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan KeterpaduanLayanan, dan Undang-undang No. 14 tentang Guru dan Dosenyang menuntut guru untuk memiliki kompetensi profesional dan pedagogik, termasuk kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran maupun a dministrasi.

Ghina menjelaskan bahwa inovasi ini berbeda dengan sistemabsensi digital biasa yang menggunakan Kode QR ataubiometrik (sidik jari) yang sering kali memicu antrean panjang, Smart Absenku mengusung teknologi RFID (Radio Frequency Identification).

Teknologi ini bekerja secara hands-free (hampir tanpa sentuhan) dan mampu membaca kartu dari jarak tertentu (non-line-of-sight) dalam hitungan milidetik. Sistem ini memprioritaskanefisiensi waktu, sehingga mampu menangani presensi dalamjumlah besar secara cepat dan bebas antrean di pagi hari.

Setelah melalui tahapan yang matang mulai dari identifikasimasalah, penjaringan ide, pembentukan tim pengembang, penyusunan konsep, uji coba dan revisi, akhirnya program inimembuahkan hasil yang signifikan. Program ini menjadijembatan antara kebutuhan akan peningkatan kehadiran siswadengan implementasi teknologi digital yang kini menjadikeharusan dalam dunia pendidikan.

Produk inovasi ini menunjang rekapitulasi otomatis yang terekam secara real-time di dashboard, orang tua akan menerimanotifikasi instan melalui aplikasi telegram segera setelah anakberhasil melakukan tap kartu saat masuk dan keluar sekolah, siswa terbiasa menggunakan sistem identifikasi digital yang akan mereka temui di jenjang pendidikan lebih tinggi atau dunia kerja dan kartu RFID ini juga berfungsi ganda sebagai Kartu Tanda Pelajar, memberikan rasa kepemilikan dan tanggungjawab pada diri siswa.

Dengan beralih ke Smart Absenku, SD Negeri Pabean Kota Pekalongan berhasil menciptakan lingkungan sekolah yang lebihmaju. Menciptakan sistem presensi digital berbasis teknologiRFID yang mengutamakan efisiensi waktu dan kemudahanpenggunaan guna mengoptimalkan manajemen kehadiran dalamskala besar.

“Mari bersama-sama mendukung digitalisasi sekolah demi masa depan generasi yang lebih disiplin, cerdas, dan siap menghadapitantangan zaman” tambah Ghina dengan penuh semangat.(mal)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: