Banner Iklan BYD
banner honda Juli 2026

Lapas Pekalongan Dukung Sensus Ekonomi 2026, 214 Warga Binaan Ikut Pendataan

Lapas Pekalongan Dukung Sensus Ekonomi 2026, 214 Warga Binaan Ikut Pendataan

Lapas Kelas IIA Pekalongan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan, Rabu, 5 Agustus 2026.-Istimewa-

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan, Rabu, 5 Agustus 2026.

Pendataan yang dilakukan di lingkungan lapas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan nasional.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, yang diwakili Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Shalihuddin Lubies.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sensus di lingkungan Lapas sekaligus menegaskan komitmen jajaran Lapas Pekalongan dalam mendukung program-program strategis pemerintah.

Selanjutnya, Koordinator Tim BPS Kota Pekalongan, Wahyu Triatmo, memberikan sosialisasi mengenai tujuan, mekanisme, serta manfaat Sensus Ekonomi 2026. Ia juga mengajak seluruh responden untuk memberikan data secara jujur, benar, dan lengkap agar menghasilkan data statistik yang berkualitas.

BACA JUGA:Kalapas Pekalongan Dampingi Wali Kota Pekalongan Kunjungi Nusakambangan, Sinergi Pemasyarakatan dan Pemda

BACA JUGA:Taj Yasin Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Sambut Petugas BPS

Pelaksanaan sensus melibatkan 10 petugas BPS Kota Pekalongan yang melakukan wawancara langsung kepada para responden. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BPS Kota Pekalongan serta perwakilan BPS Provinsi Jawa Tengah.

Dalam pendataan tersebut, BPS mendata sebanyak 214 warga binaan pemasyarakatan (WBP), termasuk seorang narapidana warga negara asing (WNA) berkewarganegaraan Republik Rakyat Tiongkok.

Selain itu, pendataan juga dilakukan terhadap unit Klinik dan Koperasi Lapas Kelas IIA Pekalongan sebagai bagian dari data pendukung.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, menegaskan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.

"Lapas Pekalongan berkomitmen mendukung setiap program pemerintah, termasuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kami memastikan seluruh proses pendataan berjalan aman, tertib, dan lancar melalui pendampingan petugas, sehingga data yang dihimpun dapat memberikan manfaat bagi perencanaan pembangunan nasional," ujar Teguh.

Selama proses pendataan, petugas Lapas Pekalongan melakukan pendampingan, pengamanan, serta pengaturan alur kegiatan sehingga seluruh rangkaian sensus berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Sinergi antara Lapas Kelas IIA Pekalongan dan BPS Kota Pekalongan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam mendukung penyediaan data statistik yang akurat dan berkualitas sebagai landasan pembangunan berbasis data.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait