16 Ribu Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI 20 Persen di Stasiun Pekalongan
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak 16 ribu pelanggan lansia memanfaatkan tarif reduksi KAI sebesar 20 persen untuk perjalanan melalui Stasiun Pekalongan.-Istimewa-
PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.CO.ID – Minat masyarakat lanjut usia (lansia) memanfaatkan program tarif reduksi PT KAI terus meningkat. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak 16 ribu pelanggan lansia memanfaatkan tarif reduksi KAI sebesar 20 persen untuk perjalanan melalui Stasiun PEKALONGAN.
Tingginya angka tersebut menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus terjangkau bagi masyarakat lanjut usia.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 16.328 pelanggan lansia telah memanfaatkan tarif reduksi sebesar 20 persen di Stasiun Pekalongan selama periode Januari hingga Juni 2026.
Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan program tarif reduksi merupakan bentuk kepedulian KAI kepada pelanggan berusia 60 tahun ke atas agar tetap dapat bepergian dengan biaya lebih hemat tanpa mengurangi kualitas pelayanan.
"Pelanggan yang telah berusia 60 tahun atau lebih berhak memperoleh tarif reduksi sebesar 20 persen untuk perjalanan menggunakan kereta api komersial yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus mendorong masyarakat lansia untuk semakin memanfaatkan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan," ujar Luqman.
Lebih dari 16 Ribu Perjalanan Lansia di Stasiun Pekalongan
Berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang, dari total 16.328 pelanggan lansia yang memanfaatkan tarif reduksi di Stasiun Pekalongan, sebanyak 8.205 pelanggan berangkat dan 8.123 pelanggan tiba di stasiun tersebut selama enam bulan pertama tahun 2026.
BACA JUGA:KAI Daop 4 Semarang Perbaiki Perlintasan Sebidang di Pekalongan dan Pemalang
Menurut Luqman, tingginya pemanfaatan program ini menunjukkan antusiasme masyarakat, khususnya pelanggan lanjut usia di wilayah Pekalongan, terhadap layanan kereta api sekaligus meningkatnya kesadaran untuk memanfaatkan fasilitas tarif khusus yang disediakan KAI.
Jumlah Lansia Indonesia Terus Bertambah
Program tarif reduksi ini juga dinilai relevan seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2025 jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai 33,94 juta jiwa atau sekitar 11,9 persen dari total penduduk Indonesia.
Seiring meningkatnya angka harapan hidup dan berkembangnya fenomena aging society, jumlah lansia diperkirakan terus bertambah sehingga kebutuhan akan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lansia juga semakin besar.
Cara Mendapatkan Diskon Tiket Kereta untuk Lansia
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

